Yogyakarta.
Yogyakarta, daerah yang terkenal dengan keistemewaan dan wistanya. Jujur, saya sudah tinggal di Yogyakarta selama kurang lebih 16 tahun, dari saya kecil hingga besar seperti sekarang, saya belum menemukan atau mengetahui keistemewaan dari Yogyakarta. Karena seringnya saya pergi ke luar kota, untuk melaksanakan tugas ataupun sekedar berliburan dan melepas penat, saya sedikit mengetahui apa keistemewaan dari Yogyakarta. Namun, jujur saja, saya tak tahu bagaimana menjelaskan keistemewaan Yogyakarta melalui kata-kata. Menurut saya, keistemewaan Yogyakarta hanya dapat kita rasakan bila kita benar-benar meresapi apa yang ada di dalamnya dan memaknai arti dari Yogyakarta.

Yogyakarta itu istemewa, menurut saya. Dilihat dari perbatasannya saja, dari utara dibatasi oleh Gunung Merapi yang berdiri dengan gagah dan kokoh. Gunung Merapi bila dilihat dari kejauhan sangat indah dan menakjubkan. Bila sedang tidak ‘marah’ dan sedang beruntung, kita bisa mendapatkan keindahan pemandangan gunung tersebut. Selalu saja saya terdiam melihat keindahan alam itu dari rumah saya. Dari rumah saya atau dari Kota Yogyakarta saja, kita bisa menelanjangi gunung tersebut, muali dari puncak hingga bukit Gunung Merapi. Di lengkapi dengan langit biru, awan putih diatasnya, gunung yang hijau agak keabu-abuan, serta dilengkapi dengan awan yang menyembul dari puncak gunung tersebut, merupakan lukisan alam yang indah. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata keindahannya. Saya pun bingung bagaimana menjelaskannya. Namun satu yang pasti, bila kita benar-benar meresapi dan menikmati keindahan pemandangan tersebut, kita tidak ingin cepat-cepat beranjak dari tempat kita melihat pemandangan tersebut. Pemandangan ini akan makin indah, menurut saya, pada waktu sore hari diamana warna langit di sore hari menerpa keangkuhan dan kegagahan gunung ini dan makin sempurna saja lukisan Tuhan yang satu ini.




Namun keindahan itu akan luluh lantah dan digantikan dengan kemuraman bila sang gunung sudah marah dan menyemburkan awan panasnya. Dilihat saja gunung tersebut tak mau dan memilih bersembunyi dibalik awan panas yang dikeluarkannya. Seketika langit Yogyakarta menjadi hitam dan dipenuhi abu vulkanik. Namun, setelah marah mereda, gunung tersebut akan indah lagi seperti seorang gadis yang anggun.


Di bagian barat, terbentang Pegunungan Menoreh dari utara hingga selatan. Pemandangannya sungguh indah, apalagi bila kita sudah sampai di kaki pegunungan tersebut. Kita akan disuguhi pemandangan sungai yang berbatu, tebing-tebing di salah satu sisi sungai dan sawah hijau yang terbentang luas di sisi lain sungai tersebut. “bisa buat syuting FTV nih.”, kalau kata teman saya. Menurut saya, tak usalah kita pergi ke China untuk melihat pemandangan sungai yang dikelilingi bukit-bukit, karena di Pegunungan Menoreh sudah ada. Bila kita naik hendak menuju Gunung Kelir, salah satu daerah di Pegunungan Menoreh, kita akan disuguhi pemandangan pohon-pohon karet yang tumbuh alami dan rapi di kiri dan kanan kita. Suasana yang asri dan tenang bisa kita jadikan tempat renungan ataupun sekedar melepas penat dari kegiatan-kegiatan kita selama 6 hari. Sungguh, temapt ini benar-benar asri dan tenang. Hati dan pikiran akan menjadi tenang bila sudah berada di tempat ini. jauh dari hingar binger dan hiruk pikuk kota, hanya didapati suara burung, suara berbagai serangga, serta suara binatang-binatang lain. Dari atas pegunungan ini, tepatnya di sekitar atas Samigaluh, kalau tidak salah, kita dapat melihat Candi Borobudur yang terkenal yang berada di kaki pegunungan sebelah utara serta dapat melihat Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Sumbing.

Berlanjut ke arah selatan, bisa kita lihat laut biru yang indah. Ya, dibagian selatan, Yogyakarta langsung berbatasan dengan Samudra Hindia atau masyarakat yogyakarta menyebutnya Segoro Kidul. Di bagian selatan ini, tentunya terdapat pantai. Pantai-pantai yang terkenal adalah Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Depok, Pantai Kuwaru, Pantai Srandakan. Geografis dari pantai-pantai ini adalah curam serta terdapat palung-palung yang tidak terlihat. Di Pantai Parangtritis, pantai paling terkenal, di sebelah timur terdapat bukit yang merupakan rangkaian Pengunungan Seribu. Pegunungan Seribu berakhir di Pantai Prangtritis dan membuat suatu pemandangan yang indah. Di sepanjang sebelah utara pantai, terdapat rumahmakan-rumah makan yang mengandalakan menu seafood. Tak perlu repot-repot mencari makan bila sedang menikmati keindahan laut dan lapar datang. Kiat bisa menikmati kuliner laut sembari melihat keindahan pantai dan laut.

Langsung disebelah timur terdapat Pegunungan Seribu yang dimulai dari selatan memanjang ke arah utara. Karena rumah saya berada di kaki pegunungan ini, stiap hari saya melihat pemandangan pegunungan ini. Terdapat Candi Boko di sebelkah utara kaki pegunungan ini dank e utara lagi terdapat Candi Prambanan yang terkenal. Masyarakat Yogyakarta sering menyebut pegunungan ini Gunung Kidul , sesuai dengan nama kabupaten. Terdapat hutan yang indah dan asri dan sering dijadikan tempat foto untuk buku tahunan ataupun pernikahan, namun saya belum pernah mengunjungi tempat tersebut. Di tengah-tengah atau di sebelah timur Pegunungan Seribu terdapat Gunung Purba dan bila ke selatan lurus dari Kota Wonosari terdapat pantai-pantai yang indah. Pantai yang terkenal antara lain Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Kukup, Pantai Sundak, dan Pantai Wediombo. 


Keadaan geografis pantai-pantai di Gunung Kidul adalah berpasir putih, berkarang, ombak yang kecil, serta di kiri kanan pantai terdapat bukit yang agak tinggi sehingga menambah indah pemandangan. Perjalanan menuju pantai-pantai tersebut, kita disuguhi pemandangan bukit-bukit kapur dan segala keunikan Pegunungan Seribu.
Pegunungan ini mempunyai keunikan, yaitu curah hujannya yang sedikit. Walaupun musim hujan sekalipun serta Kota Yogyakarta yang diguyur hujan lebat, pegunungan ini terang benderang langitnya, tidak Nampak tanda-tanda hujan, paling banter mendung.

Ya, Yogyakarta seungguh beraneka ragam. Keadaan alam disini sungguh banyak, mulai tanah yang subur di kaki Gunung Merapi hinnga tanah tandus di Pegunungan Seribu. Di setiap puncak dari pegunungan-pegunungan dan gunung yang ada di Yogyakarta, kiat bisa melihat seluruh Kota Yogyakarta dan pegunungan dan gunung yang mengelilinginya. Dari Gunung Merapi di sebelah utara hingga Pantai Prangtritis disebelah selatan terdapat garis lurus yang melewati Tugu Yogyakarta dan Keraton, sehingga dari tengah kota kita bisa melihat Gunung Merapi dengan jelas.
Masyarakat disini pun beraneka ragam. Disini terdapat seluruh orang dari berbagai nusantara dan hidup dengan damai dan saling menjaga kerukunan.
Ingin melihat pantai yang indah? Tak perlu jauh-jauh ke Hawaii atau Macau, di Gunung Kidul ada! Ingin melihat dan mendaki gunung, Gunung Merapi lah tempatnya! Ingin menenagkan diri? Pergilah ke Pegunungan Menoreh dan Pegunungan Seribu! Di yogyakartapun terdapat waduk yang indah, yaitu Waduk Sermo. Atau ingin melihat kerjaan yang masih mempunyai raja, ratu dan para ajudannya serta masih aktif memerintah? Tak usah jauh-jauh ke Inggris. Di Yogyakarta ada, tempatnya di keraton. Di Yogyakarta juga terdapat istana presiden yang dulu digunakan sebagai tempat pemerintahan waktu agresi militer Belanda.



Bisa saya katakana, Yogyakarta itu candu!. Sekali anda datang kesini, anda akan kangen dan serasa ingin kembali lagi kesini. Selalu saja ada yang membuat kita kangen muali dari keramahan masyaraktnya hingga keindahan alamnya.
Karena hal-hal itu pula, saya sangat menyukai dan mencintai Yogyakarta. Karena Yogayakarta itu ISTIMEWA!

sumber foto : www. google.com

halo semua :)
apa kabar? abis UTS nih,jadi gak sempet nulis juga (males juga sih, hehehe). sumaph ini, enggak UTS enggak kuliah biasa sama-sama sibuknya di tambah suka tidur pagi,hahaha. mahasiswa banget nggak sih? enggak deh kayaknya.

eh, saya dapet lagu bagus nih, tapi maaf yak kalau itu lagu lama, judulnya "Requiem for a soldier" yang nyanyi Katherine jenkins dan suaranya tu looo, beuhhhhh, tinggi banget, katanya sih suara soprano-soprano apa gitu, saya gak tahu, maklum bukan orang pintar sama orang musik, hehehe. langsung aja yuk liat videonya, cekidet.
requiem for a soldier

udah liat? udah kan? bagus kan? sangar kan? hahaha.
halo, selamat pagi semua. ini tulisan saya buat pada jam 01.28 WIB sehabis mengerjakan laporan praktikum yang sedikit nggak ceto akan laporan dan juga sistem praktikumnya :(

semuanya bikin marah aja ni, mulai dari praktikumnya yang sedikit nggak ceto sampe pemberitahuan pengambilan data yang mendadak sekali, bikin semua jadwalku berantakan. haaaaah, bawaanya mengeluh, emosi dan berbagai luapan emosi negetif. muali aja deh uneg-uneg ku tentang praktikum ini
awalnya sih saya enak-enak aja ngikutin praktikum sama ngerjain laporannya, tapi masbro mbakbro, masalah muncul pada hari kamis. malam jumat jam 22.00 WIB, saya di sms temen saya yang dapet sms dari asisten untuk menambahakan poin pembahasan padahal besoknya harus dikumpul buat dikoreksi sama asisten, lak yo payah tenan to? pusing, marah, capek bercampur menjadi satu dan tentu saja jadwal saya berantakan mulai dari sini. oke, pagi harinya saya garap tu point pembahsan dengan mengorbankan waktu kuliah, maklmu masbro, malamnya saya ada kerjaaan lain.

nah, besoknya dan bejonya saya juga malam hari, sekitar jam 20.00 WIB, saya mendapat sms dari teman saya yang kemaren sms saya untuk memperbaiki pembahasan yang sudah saya bikin (ceritanya udah dikoreksi sama asisten). sebenernya sih saya fine-fine aja, asalkan jangan mendadak bilangnya. kenapa saya bilang mendadak? karena waktu pengumpulan laporan adalah besok!! bayangpun! besok dah harus dikumpul dan malemnya disuruh revisi, mana banyak data yang salah dan belum direvisi dan bejo saya lagi, saya dapat bagian pembahasan. tau sendriri kan kalau pembahasan tu bisa dikerjain kalau dat-data udah lengkap dan bener? nah lo? susah kan? iya susah, susah banget malah, manalagi saya lagi diluar, ada acara, hadeh.

jam 00.00 WIB tepat! tengah malam men! saya dapat juga tu data-data yang udah bener. ceritanya dikejar deadline, malam menjelang pagi, pembahsan saya revisi dan selesai jam 03.00 WIB. pagi kan? syuangar kan? hahahsyuk! bener-bener parah nih, nagsih kabar sukanya mendadak. mendadak kok suka-suka? hahaha. dan konsekuensi yang saya ambil adalah tidak mengikuti kuliah pagi dan siang harinya.

kemalangan saya bertambah, tapi ini karena keteledoran saya dalam mengingat jadwal yang sudah ada. ceritanya, jam 19.30 WIB saya yang baru sampai rumah karena praktikum, dapat sms dari teman saya, teman yang sama juga, yang sms saya kemaren malem itu, bahwasannya laporan dikumpul hari sabtu jam 00.00 WIB, padahal hari ini hari jumat :(( . tambah bingung dan kelabakan lah saya, siallll! lagi-lagi data yang saya butuhkan untuk menggarap pembahsan belum jadi juga, tambah emosi lah saya. rasanya pengen marah-marah, misuh dan lain sebagainya. dengan keadaan tersebut, saya mencoba membuat pembahasan dan sudah jadi, hanya saja kurang pembahasan hasil.

okelah, ndak papa mengerjakan laporan yang banyak itu, tapi mbok ya jangan mendadak pemberitahuannya, itu aja yang saya sesalkan.

nah, cuma itu tumpahan emosi saya, dan sekarang berkurang sedikit karena sudah saya tumpahkan di tulisan ini. terimakasih dan selamat pagi :)

Halo, selamat malam J
Kali ini, saya ingin menceritakan sesuatu tentang apa ya? Saya bingung memikirkan kata-kata yang pas, hem…. Mungkin bisa kita sebut saja pertemanan, ya tapi kurang tepat juga sih menurut saya kata “pertemanan” itu untuk kisah yang ini. Saya cerita saja kisah saya dan teman-teman saya pada tanggal 10 maret 2013, hari itu hari minggu, hari yang menyenangkan bagi orang-orang sibuk selama 5 hari sebelumnya.
Minggu sore yang sepertinya cerah, lupa-lupa inga,  soalnya udah hampir lama juga ini kejadian, saya yang berencana untuk merakit sebuah PC atau computer, meminta teman saya yang bernama Faris untuk merakitkan computer dengan budget yang tidak terlalu banyak dan sesuai kebutuhan saya untuk setidaknya 3 tahun ke depan. Di samping untuk memanfaatkan kemampuan teman saya itu, saya juga melatih kemampuan manajerial saya dalam hal mengambil keputusan, menyuruh, dan lain sebagainya (sebenarnya saya tidak tahu sih masalah computer, hahaha.), itulah alas an saya menyuruh teman saya itu dan untungnya Faris mau-mau aja, tanpa bayaran brooooo, alias geratis! Hahaha, enak kan?. Dalam hal merakit computer ini, saya membeli barang-barang di pameran computer, untuk menghemat biaya masbro hahahaha, dan untunglah dalam waktu dekat ada 2 pameran computer, dan cerita ini tentang pameran computer yang ke-dua. Oke, pertama saya mengajak Faris untuk pergi ke pameran pada sore hari, padahal dia hari sabtu hingga minggu siang ada acara yang katanya sih namanya upgrade-upgrade gitu, atau apalah, saya juga bingung, sejenis nggak penting juga sih, dan ternyata Faris mau-mau saja. Oke, Faris mau, saya woro-woro di whatsaap dan sms teman saya juga dan akhirnya ada 3 ekor anak yang ke cantol. Ekor pertama bernama Febri, atau yang sering disapa Tembong, ekor ke-dua bernama Irsyad, awalnya ni anak nggak mau ikut, tapi entah kenapa jadi mau ikut, lagi labil kali pemikirannya. Dan ekor terakhir bernama Dimas, atau kami memanggilnya Tito.
Setelah semua mau ikut, kami berkumpul dirumahnya Irsyad sekitar jam 5 sore dan 30 menit kemudian kami berangkat setelah tadi menunggu Tembong yang galau antara mau ikut atau tidak dan akhirnya memutuskan ikut walaupun kayaknya belum mandi sore sih dia, hehe. Sekitar 15 menit atau kurang, waktu yang kami tempuh untuk ke pameran computer tersebut, maklmu rumah kami dekat dengan tempat pamerannya. Plak-pluk-plak-pluk kami parker motor dan berjalan menuju loket tiket untuk membeli tiket, ya iyalah, emang mau beli apem? Hahahaha. Oke nggak lucu sih yang tadi itu. Dan betapa tercengangnya kami mengetahui bahwa harga tiketnya 5000 perak! (lebay le) hahaha, kami pun berdiri melingkar di tempat tak jauh dengan loket tiket untuk mengumpulkan uang dan menyuruh Tito membeli tiketnya. Setelah tiket kami dapat, kami mulai antri untuk masuk ke dalam pameran.
Oke, misi kami selain merakit computer adalah dengan mengambil brosur yang ada di setiap tiket untuk nantinya di jual lagi di tempat barang bekas, hehehe, lumayan kan. Dan untuk misi sampingan ini, kami membagi dalam 2 kelompok, walau dalam prakteknya tetap ber-lima sih, hahaha. Dan dengan memasang muka tebal, kami mengambil setiap brosur yang ada di stand yang kami lewati. Dan ada kejadian lucu, ini terjadi di diri Tito. Saat Tito ingin mengambil brosur di sebuah stand, brosur yang ada di tanganya jatuh berserakan karena banyaknya brosur yang dia dapat, hahaha, dan saya yang berada di samping Tito secara reflex cuek dan memasang muka pura-pura tak kenal dengan Tito dan saya tinggalkan saja Tito yang sedang mengumpulkan kepingan-kepingan brosur yang berserakan di lantai, hahaha. Sory loh to, pekok e soal e kowe ki, hahaha.

ini yang pake jaket coklat yang namanya Faris, sebelahnya yang pake jam tangan, namanya Irsyad

Setelah puas mengambil brosur dan melihat pemandangan indah di setiap stand (ngomong wae lihat SPG sama cewek-cewek cantik dit, -__-a ), kami pun mulai mengeksekusi beberapa komponen yang mau kami beli, dan setelah sampai di stand yang kami tuju, mulailah kemampuan Faris dalam bidang per-komputeran. Jujur saja, saya, Irsyad, dan Temon tak mngerti apa yang Faris dan penjual omongkan, mereka serasa memakai bahasa planet, padahal masih tringgal di Pulau Jawa, hahaha. Saya dan ke-dua teman saya hanya melongo saja dan Tito masih sibuk mengurusi brosur yang dia bawa. Ada beberapa barang yang harus saya putuskan untuk dibeli atau tidak, yaitu masalah mouse, keyboard, chasing, dan speaker (serasa nggak penting gak sih? hahaha) dan disinilah kekonyolan saya. Saat hendak si mas-mas penjualnya itu membungkus speaker, saya dengan muka polos dan tak berdosa bertanya, “mas, itu speakernya nge-bass nggak?” , sontak saja mendengar pertanyaan saya yang konyol itu, si mas tadi tertawa keras dan menjawab “hahahahahha, nyempreng banget mas! Ya nge-bass lah, mbok kira ini earphone? Hahaha.”, dengan muka yang masih tanpa dosa dan tanpa malu, saya justru tertawa keras. Sial, pertanyaan yang sungguh konyol dan image saya yang dengan susah payah saya bangun, hancur berkeping-keping sekecil pecahan kaca.


ini masnya yang ngetawain aku (katanya sih pendukung arsenal, tapi pake jersey madrid :D)

ini para karyawan di stand itu

Singkat cerita, saya sudah mendapatkan semua barang yang kami butuhkan, dan ternyata ada barang-barang besar, sperti LED, chasing, dan speaker. Untungnya, keputusan saya mengajak Irsyad, Tito, dan Tembong tepat. Tujuan saya mengajak mereka sih, selain buat gayeng-gayeng juga buat angkat-angkat barang yang besar tadi, hahaha. Dengan susah payah, eh, nggak susah payah juga sih, kami membawa pulang barang-brang tersebut dan hari ini, kami tutup dengan makan-makan di lesehan pecel lele (maaf ya, Cuma pecel lele nih).
Oke, cukup sekian dulu, dan semoga kita bias mengambil manfaat dari cerita ini, walaupun sedikit sih manfaatnya, hehehe. Selamat malam.
Jogjakarta,
Kamis, 21 Maret 2013 pukul 22.00 WIB

CIPTA SWASTIKA

Senin, 19 Maret 2013

Kembali lagi ke hari senin, yang merupakan hari pertama di minggu baru, hari yang memulai kesibukan untuk 4 hari ke depan. Tanpa banyak fafifu, langsung saja masuk ke cerita yang nggak ceto. Hari senin kumulai pada pukul 00.00 WIB. Yak, hari senin saya ngelembur, mengerjakan laporan praktikum Tata Letak Penanganan Bahan yang buanyak sekali! Karena ini praktikum kelompok, maka tugas untuk membuat laporan, kami bagi- bagi dan bejonnya, saya mendapatkan bagian pembahasan! Okelah, pembahasan, ya pembahasan! Sumpah, saya bingung disini, ini apa yang mau dibahas? Materinya aja saya nggak begitu dong kok disuruh ngerjain pembahasan, ya ntar amburadul kan jadinya? Hahaha. tapi setelah mendapatkan data-data apa saja yang perlu dibahas dari teman saya, langsung dah saya mengerjakan tanpa banyak fafifu, haha. Googling dengan kata kunci peta kerja, dan disitu terdapat banyak sekali web yang membahas peta kerja, jenis-jenisnya, serta fungsinya dan saya tertolong! Terima kasih tuhan, hahaha, selalu bersyukur atas apa yang diberikan saja. Dengan melihat web tersebut, saya mulai mengerjakan dan dicampur dengan data yang didapat, dan pembahasan pun selesai dalam waktu 5 jam! Yak 5 jam! Anda tahu 5 jam digunakan untuk membahas tentang praktikum acara 2 ini, sumpah, pembahasan saya ada 9 halaman plus 1 halaman kesimpulan. Mata saya ini, cuapeknyaaa sekali dan saya selesai jam 5 pagi, dimana pada waktu-waktu tersebut adalah waktu yang bikin galau antara mau tidur atau lanjutin aja begadangnya. Kalau tidur, nanti nggak bisa bangun jam 8 pagi dan kalau nggak tidur, terpaksa menahan kantuk hingga jam 6 sore dan saya pun untuk memilih tidur! Dan berkat tuhan serta niat saya, saya bangun jam 8 pagi! Hahaha.


ini acara-nya, namanya kick off asisten :)

ini koordinator para asisten mikrodas, namanya mbak odie :)

ini ceritanya snack

 Jam 10 pagi, saya diharuskan menghadiri pembukaan dan penerimaan asisten di kampus, karena ini wajib dan ada acara makan-makannya, dengan semngat 45 saya ke kampus. Sampai di kampus, disana berkumpul para asisten-asisten praktikum untuk semester ini dan ada sapatah dua patah 3 patah hingga berpatah-patah kata dari ketua jurusan saya. Hal yang paling saya ingat dari berpuluh-puluh kata yang beliau ucapkan adalah untuk menjadi asisten yang baik beliau menyarankan  kata-kata FRESH yang mana menurut saya, kata tersebut bukan hanya cara untuk menjadi asisten yang baik, namun menjadi seorang yang disukai dalam kehidupan bermasyarakat. Kepanjangan kata FRESH adalah :

First impression. Maksudnya kita harus menciptakan aura yang bagus dengan penampilan yang bagus, good appearance, posture yang bagus, sikap kita yang memudahkan orang-orang untuk nyaman di dekat kita.

Respect. Kita harus respect ke semua orang agar semua orang respect kepada kita.

Eye contact. Non verbal communication, build the trust, emotion. Sepenangkapan saya, kita harus bisa melihat dan tahu gerak-gerik orang tersebut yang menggambarkan suasana hatinya. Kita juga harus berkontak antar mata saat saling berbicara.

Smile. Kita harus memberikan senyum kepada orang yang kita temui, walaupun senyum itu kurang ikhlas, yang penting senyum aja, hahaha. kita harus menunjukan sikap berteman, nyaman, dan aman

Hearing and listening. Kita harus mengerti apa yang dibutuhkan orang dan kita harus menyiapkan telinga kita untuk mendengarkan keluh-kesah, pendapat dari orang.



“hidupmu ada di tanganmu, pilihlah jalan hidupmu sendiri, persetan orang lain mau bilang apa! Tapi ingat, saat kamu jatuh dijalanmu, kamu harus secepatnya bangkit dengan tanganmu sendiri!”.

Yak, kutipan di atas adlah salah satu prinsip hidup saya, terserah anda mau suka atau tidak, tapi itulah saya.

Banyak sekali orang-orang yang mengeluh tentang hidupnya, padahal ya dia sendiri kan yang milih jalan hidupnya? Saya bingung dengan orang-orang ini, padahal mereka udah milih, kenapa enggak mau terima konsekuensinya? Maunya hidup enak? Hahahha, bangunlah kawan! Hidup itu sulit, emangnya hidup semulus paha aura kasih? Enggak kan ya?. Hidup itu penuh lika-liku, naik turun, kalau hidup flat, itu mah enggak berwarna sama sekali. “manusia tidak akan hidup tanpa masalah, seperti ikan yang tidak akan bisa hidup tanpa air.”.
Oke, masalah emang datang tiap hari, bisa juga tiap detik, tapi percaya saja, bahwasannya masalah itu bisa dilewati, seberat apapun masalah tersebut, karena tuhan memberikan masalah sesuai kemampuan kita, iya nggak?. Enggak ada masalah yang tidak bisa kita lewati, semua pasti ada jalannya, walaupun itu jalan yang kita tempuh untuk menghadapi masalah tersebut sangat terjal dan melelahkan, tapi di akhir perjalanan itu, kita pasti akan puas dan kita menjadi lebih kuat dan bersiap untuk menghadapi masalah yang menanti di depan kita. “kalau kamu dihadapi situasi kayak gini: di belakangmu jurang, di depanmu serigala dan dibalik serigala itu, ada tujuanmu, apa yang akan kamu lakukan?” (dong nggak atas ilustrasiku?), nah kalau kamu milih mati konyol dengan nyemplung ke jurang mah ngakak saya, haha. Kita harus siap buat hadepin tu serigala, mati-in tu serigala, walaupun nantinya baju kita rusak, berdarah, sakit, lelah dan lain sebagainya dan kita harus menganggap itu konsekuensi atas apa yang sudah kita ambil, jangan mati konyol masuk jurang, lemah anda kalau milih cara mati konyol, bullshit mah itu! setelah kita hadepin tu serigala, kita pasti akan kuat dan bisa mencapai tujuan kita, saya percaya dan anda harus percaya juga. Anda itu harus gagah berani, siap menerima apa saja semua yang ada di jalan yang anda pilih!.

Jujur aja di jalan yang anda pilih itu pasti ada masalah, dan masalah itu konsekuensi yang harus anda ambil atau terima, jangan enaknya aja. Semisal gini, Banyak orang yang milih untuk selalu belajar-belajar dan belajar tanpa ada sosialisasi, jadi anak un-sos maksudnya, mereka akan mendapatkan nilai bagus dan peringkat atas di sekolah kalian, jujur saja, menurut pengamatan saya, orang-orang seperti itu justru besok di dunia kerja akan menjadi bawahan orang-orang yang pada saat masa sekolah itu nakal dan begundal! Tapi sebaiknya jangan terlalu nakal dan begundal, karena kalian yang nakal dan begundal harus bangun dari mimpi kalian dan mulai berlari untuk mengejar mereka-mereka yang sudah diatas kalian, dan saya percaya bahwa anak-anak yang nakal dan begundal itu pasti akan sukses, dengan catatan, mereka harus bangun dan berjuang lepas dari keterpurukan! Dong nggak?.

Itu tadi uneg-unegku, maaf kalau emang nggak ceto, semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang membaca. Satu lagi, jangan pernah mengeluh atas apa yang kalian hadapi, karena di sekeliling kalian banyak yang mempunyai masalah yang jauh lebh berat!


Selasa, 12 Maret 2013

Halo, gimana tadi libiurannya seru kan? Haha. Apalgi yang ke Jogja, pasti lebih seru lagi, sumpah, gak bohong saya, soalnya di Jogja ada bermacam-macam tempat pariwisata, mulai dari kotanya sampe ke desa-desa nan jauh di timur, selatan, barat, utara Jogja, haha, sedikit promosi lah ya.

Selasa, 12 Maret 2013 emang tanggal merah karena libur nyepi. Oya, selamat buat yang merayakan hari nyepi ya :) .  walaupun tanggal merah, saya sama sekali tidak merasakan yang namanya liburan di tanggal ini, soalnya waktu 12 jam dari jam 6 pagi sampe jam 6 sore tak habisin buat bolak-balik kalasan – jogja. Capek? Emang capek, tapi kalau sudah jadi kegiatan, ya harus kita ambil, iya gak?. Jam 6 pagi, saya sudah harus sampai ke industri roti buat mengambil data untuk salah dua praktikum saya, yaitu TTCK dan TLPB. TTCK itu sendiri adalah Teknik Tata Cara Kerja, dimana kita harus mengetahui waktu yang di gunakan pekerja untuk membuat atau menghabiskan salah satu siklus produksi. Sedangkan untuk TLPB adalah Tata Letak Penanganan Bahan, lebih ke arah bahan bakunya, jadi kita melihat bagaimana teknik pengangan bahan di industri tersebut, apakah sudah bagus atau belum, apakah bahan tersebut banyak mengalami delay atau tidak, dan lain sebagainya.

Yah, emang sih janjiannya jam 6 udah harus sampe pabriknya yang ada di kalasan, tapi yah karena malamnya saya lembur sampai jam 12 malam, saya telat deh jadinya. Sampai di pabrik, udah telat satu jam, kebangeten banget ya? Hahaha. langsung aja deh, karena udah ada pembagian buat pengambilan data, saya langsung masuk pabrik, teman-teman lainnya nunggu di luar, karena gak enak kan kalau semuanya masuk pabrik, ntar pabriknnya penuh terus mengganggu produksi, sini juga yang nanti dimarahin.






 (pembuatan adonan kiri, tengah, kanan bawah dan atas)



Sampai di dalam pabrik, saya langsung mengeluarkan hape saya yang ada stopwatchnya dan mengamati stasiun kerja pembuatan adonan. Dan wuih, di dalam pabrik gerah sekali, mana saya pakai jas prsktikum lagi, tambah gerah tuh. Ceritannya gini, setelah adonan selesai dibuat, para pekerja yang terdiri dari 4 orang di stasiun kerja tersebut mulai membentuk adonan tersebut dan saya dan teman saya mengukur serta mencatat waktu dari salah satu pekerja untuk membuat roti per satu siklus, dong gak? Enggak? Masalahnya saya juga nggak begitu dong, hehe. Nah, disini saya disuruh sam tu asisten buat ngambil 20 data, masalahnya disini ni, udah dapet 3 data, eh bapaknya yang kita jadiin eksperimen malah pergi entah kemana, karena kita kira sebentar, stopwatch tetap kita jalanin,. 4 menit sudah berlalu dan bapaknya belum balik kerja juga, kita tunggu lama banget, eh bapaknya malah pergi naik motor entah kemana dan balik sekitar satu jam lebih dan data kita rusak parah! Parah rah rah! Sial!. Karena bapaknya pergi, saya beralih ke proses pemasukan bahan tambahan, disini saya juga mengukur waktunya. Sumpah, para pekerjanya cekatan banget, buat ngisi 8 adonan Cuma dibutuhin waktu beberapa detik doang! Lak yo sangar to?  Aku aja gak bisa, hehe, eh malah ada salah satu pekerjanya nawarin buat ikutan bantuin, dengan sigap saya tolak mentah-mentah! Wah pak, ntar malah nggak jadi tu roti, dan situ entar rugi, haha, kata saya penuh alasan. Hahaha. Teman saya yang bertugas untuk mengambil data secara rinci di stasiun kerja tersebut justru mengambil datanya pake video, udah berselang beberapa jam, baterai sana habis dan karena hape saya termasuk canggih, hape saya jadi korban percobaan, hahaha sial bener hidup saya hari ini.


foto atas tu adonan yang udah jadi, yang bawah pekerja lagi kerja, pekerja yang jadi obyek saya tu yang pake baju ijo

Jam menunjukkan angka 9 dan karena saya harus mengasisteni praktikum mikrobiologi dasar jam 10, saya ijin buat ke kampus, padahal tanggal merah, tapi tetap saja ada praktikum, nah, saya capek juga kan? Tapi karena kerjaan ya saya tandangin aja, hehe. Pas ijin nih, asisten praktikumku, yang namanya mbak Asih bilang gini dengan wajah ketus dan cuek “huuu, gak setia kawan!”, jlebb, sebuah panah menusuk tepat ke hati saya, jadi bimbanglah saya, perlu waktu beberpa menit untuk saya memutuskan apakah saya balik ke kampus atau tetap kesini, kalau balik ke kampus, nilai saya dikurangi, tapi karena saya lebih mementingkan jadi asisten, akhirnya saya balik ke kampus dengan menerima konsekuensi pengurangan nilai. Sebuah pilihan sulit bagi saya dan arrrrggggghhhhh! Sial!, tapi tak apalah, daripada dipandang jelek oleh dosen? Hahaha. setelah selesai berfikir dengan keras, saya langsung cuss saja ke kampus.

Sesampainya di kampus, para teman-teman saya yang jadi asisten sedang menyiapkan perlatan yang akan digunakan untuk acara praktikum hari ini. Setelah semua siap, kita memulai praktikum. Udah tahu kan acara praktikum itu ngapain aja? Masak nggak tahu sih? Hahaha. di tengah-tengah praktikum, banyak kejadian lucu, mulai dari praktikan yang saling contek- mencontek waktu pretest dan salah memasukan sampel, hahaha, ada-ada saja, saya ketawa keras sekali waktu ada praktikum yang mau menanam bakteri salah! Hahaha, betapa lucunya mereka. 2 jam berlalu dan selesai sudah praktikum mikrobiologi dasar, istirahat sekitar satu jam untuk makan minum dan lain sebagainnya. Dan karena teman-teman saya yang di pabrik belum selesai mengambil data, saya langsung ke kalasan lagi untuk membantu mereka, waktu saya tengok ke pabriknya, ternyata mereka sudah tidak ada! Sial lagi dah saya! Untungnya, teman satu kelompok saya ada yang rumahnnya dekat pabrik itu, langsung aja saya ke rumah teman itu, dan ternyata oh ternyata saudara-saudara, teman-teman saya pada disana! Kagak ada yang memberitahu saya nih, ditinggal saya. Di sana mereka pada mengolah data yang mereka ambil. Selang satu jam, muka mereka sudah pada kusut karena bingung mengolah data dan mereka bingung apa yang mau mereka olah -______- betapa wownya saya dan teman say, hahaha. 2 jam berlalu, tetap saja seperti itu, malahan mereka pada berteriak keras karena sangking bingungnya dan nggak cetonya acara praktikum yang satu ini, hahaha. maaf loh mbak asisten. Di sela-sela kesibukan, ada kekonyolan serta kekasihanan teman saya, teman saya yang konyol ini nggak percaya kalau bara api roko itu panas, dan di injaklah bara api rokok itu hingga padam dan mengeluarkan asap, sessssshhhh dan berteriaklah dia dengan kencang “aaawwwwww! Asem, opo iki?” dengan logat jawanya yang kental, seketika itu saya dan teman-teman saya tertawa keras karena kekonyolannya, hahaha ada-ada saja bung. Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, aku bersiap pulang kerumah untuk istirahat karena sudah capek dan saya pulang.
nah, ini teman saya yang nginjek udud menyala, hahaha, gayanya lek! gak nguati

Oke teman-teman, itulah kisah saya untuk hari ini, terima kasih sudah mau membaca :)
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home